12 Cara Mengatasi Mual dan Muntah (Morning Sickness) Saat Hamil Muda

Morning sickness adalah salah satu gangguan kehamilan yang umum dialami oleh hampir sebagian besar ibu hamil yang biasanya ditandai dengan rasa ingin muntah dan mual saat hamil muda. Lama masa morning sicknes setiap wanita hamil berbeda-beda. Ada yang hanya pada minggu pertama kehamilan saja, 2 bulan, dan bahkan hingga 4 bulan lamanya. Tingkat keparahan morning sickness ini pun bervariasi, ada yang masih bisa makan seperti biasa, tetapi ada pula yang susah “masuk” sama sekali.

Jika sudah parah, dampaknya bisa meluas ke mana-mana, mulai dari enggan mandi, ingin berbaring terus, hilang semangat, malas beraktivitas, kepala pusing, dan lain sebagainya. Sehingga tak jarang beberapa wanita harus dirawat di rumah sakit untuk dilakukan perawatan intensif agar tidak merembet ke janin bayi. Meskipun gangguan kehamilan ini disebut morning sickness, namun gejalanya tidak selalu muncul pada pagi hari. Pasalnya, sejumlah wanita ada yang mengalami pada siang, sore, atau malam hari.

Gangguan kehamilan yang satu ini memang tidak bisa dihilangkan begitu saja, mengingat adanya peningkatan kadar Hormon Chorinic Gonadotropin (HCG) di mana itu biasa terjadi pada ibu hamil. Jika kadar hormonnya sudah kembali normal, maka gejala ingin muntah dan mual saat hamil muda akan hilang dengan sendirinya tanpa diobati.

Ingin Puaskan Suami / Istri? Klik Khusus Istri | Khusus Suami

Meskipun demikian, bukan berarti gejala morning sicknes tidak bisa kita minimalisir. Ada beberapa cara mengatasi mual dan muntah ibu hamil yang bisa kita lakukan sendiri di rumah, di antaranya sebagai berikut:

  1. Jika susah makan, makanlah sedikit demi sedikit tetapi sering.
  2. Untuk mengurangi rasa mual, perbanyaklah makanan yang mengandung karbohidrat, seperti: kentang, biskuit, roti, ubi-ubian, singkong, dan sebagainya.
  3. Agar nafsu makan bertambah, makanlah sayuran yang berkuah hangat, seperti sup atau sayur bening (daun ubi, daun bayam, daun katuk, dll).
  4. Makanlah makanan yang mengandung vitamin B6 yang mempunyai sifat anti mual. Adapun contoh jenis makanan yang mengandung vitamin B6, di antaranya: jamur, hati, ikan, daging, kentang, gandum, ragi, kacang-kacangan, pepaya, pisang, sirup tebu, dan sebagainya.
  5. Konsumsilah buah-buahan segar atau jus buah, seperti: mangga, pepaya, pisang, tomat, melon, pear, jambu biji, dll.
  6. Minumlah susu ibu hamil yang bisa mengatasi rasa mual dan eneg saat hamil.
  7. Pilihlah rasa makanan kesukaan Anda seperti pedas atau asam sepanjang Anda tidak mempunyai pantangan makan.
  8. Sebagai penambah tenaga, konsumsilah sari kurma atau madu asli.
  9. Minumlah air putih hangat agar terasa enak di badan.
  10. Redakan rasa mual dan ingin muntah dengan tidur.
  11. Relaksasikan tubuh Anda dengan pijat lembut atau aroma terapi.
  12. Hindarkan pemicu mual dan muntah, misalnya bau masakan, asap rokok, polusi kendaraan, dsb.

Itulah 12 cara mengatasi mual dan muntah saat hamil muda yang bisa Anda lakukan sendiri. Meskipun cukup berat, pastikan selama morning sickness ini muncul Anda tidak stress dengan cara menikmati kehamilan dengan senang hati.

Saat-Saat Persalinan Prematur
Saat-Saat Persalinan Prematur
Saat-saat persalinan bayi prematur tentu lebih mendebarkan
Resiko Melahirkan Caesar
Resiko Melahirkan Caesar
  Melahirkan Caesar merupakan alternatif bila cara
Resiko Melahirkan dalam Air
Resiko Melahirkan dalam Air
  Melahirkan dalam air atau yang sering
Persalinan Ibu Melahirkan di Rumah
Persalinan Ibu Melahirkan di Rumah
Persalinan ibu melahirkan biasanya dilakukan di fasilitas
  1. Cara Mengatasi Agar Tidak Mual Saat Hamil Muda - Pakaian Ibu Hamil5 months ago

    […] 12 TIPS MENGATASI MUAL MUNTAH HAMIL MUDA … – Mengatasi muntah dan mual saat hamil muda atau biasa disebut Morning Sickness dapat Anda lakukan dengan 12 tips atau cara yang akan dijelaskan berikut ini…. […]

    Reply
1 2

Leave a reply "12 Cara Mengatasi Mual dan Muntah (Morning Sickness) Saat Hamil Muda"

Must read×

Top

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin

NamAnakBayi.com tidak dapat menjamin keakuratan arti nama-nama bayi yang tercantum di situs ini. Maka dari itu, kami menyarankan kepada Anda untuk berkonsultasi/verifikasi terlebih dahulu kepada para ahli bahasa yang Anda percaya sebelum memberikan nama untuk buah hati Anda. Semua isi situs ini hanyalah sebagai media berbagi semata, bukan sebagai pengganti konsultasi dokter atau profesional kesehatan. Untuk Anda yang ingin tahu lebih jauh masalah kesehatan Anda atau anak bayi Anda, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter atau profesional kesehatan langsung.