Kenapa bayi berkeringat banyak ? Pertanyaan ini cukup sering ditanyakan oleh para orang tua ketika mendapati bayinya selalu berkeringat di bagian kepala, tangan, atau kaki saat tidur atau menyusu. Keringat yang keluar di kepala misalnya, biasanya berbentuk butiran-butiran besar, hingga tak jarang membasahi bantal meskipun bayi baru tertidur sekitar 15 menit. Bahkan meski cuaca tidak panas atau di kamar sudah terpasang penyejuk udara (AC) sekali pun, keringat bayi masih tetap keluar banyak. Normalkah ini?
Sebenarnya, bayi sering berkeringat adalah hal yang normal dan umum terjadi pada setiap bayi usia 0 – 12 bulan, sehingga Anda tidak perlu khawatir. Hal ini disebabkan oleh adanya pengeluaran sisa-sisa metabolisme tubuh bayi yang sangat bermanfaat untuk si kecil. Sisa-sisa metabolisme yang dikeluarkan ini bisa berupa garam maupun racun di dalam tubuh. Dengan keluarnya keringat ini pula suhu permukaan kulit bayi bisa tetap terjaga. Seiring, bertambahnya usia bayi, keringat berlebih ini akan hilang dengan sendirinya.
Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan ketika bayi berkeringat banyak untuk mencegah gangguan kulit pada bayi:
- Sering-seringlah Anda mengelap keringatnya agar tidak menjadi biang keringat pada bayi yang bisa menyebabkan iritasi pada kulit.
- Periksa terus bantal bayi Anda agar tetap kering. Jika bantal bayi basah, segera jemur bantal tersebut agar tidak meninggalkan bau yang berlebih dan gantilah sarung bantalnya secara berkala.
- Jika bayi Anda masih mengenakan penutup kepala/topi, sebaiknya jangan dikenakan terus menerus. Cobalah buka penutup kepala atau topinya setiap beberapa jam sekali untuk menjaga sirkulasi udara.
- Pastikan ruangan bayi mendapatkan sirkulasi udara yang baik agar suhunya tidak terlalu panas.





