Cara Perempuan Melahirkan Di Air (Water Birth)

In Persalinan Bayi
Cara Perempuan Melahirkan Di Air (Water Birth)

By kerrynd @sxc.hu

Berbagai teknik melahirkan telah dikenalkan dewasa ini. Mulai posisi konvensional hingga water birth atau yang lebih dikenal dengan istilah melahirkan di air. Teknik melahirkan yang terakhir ini muncul di dataran Eropa, tepatnya Negara Rusia dan Perancis. Waktu itu para ahli medis sedang berusaha agar ibu dapat melahirkan dengan proses se-alami mungkin.

Cara perempuan melahirkan di air ini memiliki berbagai manfaat dibandingkan dengan melahirkan di atas kasur. Kelebihan itu diantaranya:

  • Mengurangi rasa nyeri. Air hangat akan meningkatkan produksi hormon endorphin yang berfungsi mengurangi rasa sakit, termasuk yang diakibatkan kontraksi persalinan.
  • Mempercepat pembukaan dan penurunan kepala. Gelombang kecil pada air dapat meningkatkan tekanan sehingga pembukaan dan penurunan kepala janin lebih cepat. Hal ini dapat mempersingkat proses persalinan.
  • Mengendurkan otot-otot jalan lahir. Hal ini dikarenakan otot-otot tersebut tidak menyangga beban tubuh ibu.
  • Lebih mudah mengejan

Meskipun sangat menguntungkan, namun cara perempuan melahirkan di air tidak dapat dilakukan sembarangan. Perlu teknik khusus dengan tenaga medis professional karena persalinan tersebut juga mengandung resiko seperti gagal nafas pada bayi, robekan vagina kurang terkontrol, hipotermia, tertular penyakit ibu.

Ingin Puaskan Suami / Istri? Klik Khusus Istri | Khusus Suami

Agar tidak terkena dampak buruk, perempuan melahirkan di air perlu mengetahui teknik-teknik berikut ini:

  • Siapkan kolam dengan ukhuran sedang (2 m2). Usahakan lantai kolam tidak licin. Isi kolam dengan air hangat yang bersuhu 370 C. Lengkapi fasilitas seperti thermometer air dan pengatur gelombang.
  • Setelah pembukaan lebih dari 6, ibu mulai masuk ke kolam ditemani dokter spesialis dan bidan.
  • Saat terjadi kontraksi, ibu mengejan seperti pada persalinan biasa. Bedanya, kekuatan mengejan tidak perlu sebanyak persalinan biasa karena riak air menimbulkan dorongan tersendiri.
  • Setelah seluruh bayi keluar, langsung diangkap ke dada ibu untuk dilakukan IMD.
  • Tali pusat dipotong ketika bayi bisa bernafas lancar.
  • Terakhir adalah mengeluarkan plasenta dan membersihkan ibu.

Tidak semua tempat menyediakan fasilitas melahirkan dengan teknik water birth. Jika Anda ingin melahirkan dengan teknik ini harus konsultasi dengan dokter jauh hari dan memilih tempat yang aman. Bagi perempuan melahirkan dengan penyakit menular tidak disarankan melahirkan dengan teknik water birth karena akan meningkatkan resiko nosokomial.

Tags: #Cara Melahirkan di Air #Cara Persalinan di Air #Cara Wanita Melahirkan

Saat-Saat Persalinan Prematur
Saat-Saat Persalinan Prematur
Saat-saat persalinan bayi prematur tentu lebih mendebarkan
Resiko Melahirkan Caesar
Resiko Melahirkan Caesar
  Melahirkan Caesar merupakan alternatif bila cara
Resiko Melahirkan dalam Air
Resiko Melahirkan dalam Air
  Melahirkan dalam air atau yang sering
Persalinan Ibu Melahirkan di Rumah
Persalinan Ibu Melahirkan di Rumah
Persalinan ibu melahirkan biasanya dilakukan di fasilitas

Leave a reply "Cara Perempuan Melahirkan Di Air (Water Birth)"

Must read×

Top

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin

NamAnakBayi.com tidak dapat menjamin keakuratan arti nama-nama bayi yang tercantum di situs ini. Maka dari itu, kami menyarankan kepada Anda untuk berkonsultasi/verifikasi terlebih dahulu kepada para ahli bahasa yang Anda percaya sebelum memberikan nama untuk buah hati Anda. Semua isi situs ini hanyalah sebagai media berbagi semata, bukan sebagai pengganti konsultasi dokter atau profesional kesehatan. Untuk Anda yang ingin tahu lebih jauh masalah kesehatan Anda atau anak bayi Anda, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter atau profesional kesehatan langsung.