CIRI-CIRI KEHAMILAN MUDA YANG BERBAHAYA | NAMA BAYI PEREMPUAN & LAKI-LAKI

Ciri-Ciri Kehamilan Muda yang Berbahaya

Ingin Manjakan Suami / Istri? Klik Khusus Istri | Khusus Suami
Ciri-Ciri Kehamilan Muda yang Berbahaya

By grietgriet @morguefile.com

Pada masa awal kehamilan terjadi perubahan sistem tubuh yang menyebabkan berbagai keluhan. Ibu hamil sering merasa mual pada pagi hari, sering pusing, lemas, atau sedikit sesak. Gejala tersebut masih tergolong alami dan tidak memerlukan penanganan khusus. Namun, ada kalanya ibu merasakan ciri-ciri kehamilan muda yang berbahaya seperti berikut ini.

Mual-Muntah Berlebihan

Mual-muntah berlebihan pada perempuan hamil hingga mengganggu aktivitas sehari-hari disebut hiperemesis gravidarum. Penyakit ini memperburuk keadaan umum ibu dan janin karena tidak ada nutrisi dan cairan yang adekuat. Ciri-ciri hamil muda yang berbahaya tersebut terjadi pada 0,2% dari seluruh wanita hamil.

Wanita dengan hiperemesis gravidarum berat harus dirawat inap agar dapat beristirahat total. Pemberian cairan infus dan obat-obatan anti mual mutlak diperlukan untuk menghindari kerusakan organ dalam. Usahakan tidak banyak tamu yang berkunjung agar suasana menjadi lebih tenang. Terkadang, suasana tenang dan istirahat cukup dapat mengurangi gejala tersebut.

Nyeri Perut Hebat

Nyeri perut hebat adalah salah satu ciri-ciri kehamilan muda yang berbahaya. Pasalnya, pada kehamilan normal ibu hanya merasakan perut menegang saja. Jika ibu merasakan nyeri perut yang adekuat, bahkan disertai syok, maka perlu dicurigai sebagai kehamilan ektopik terganggu. Kehamilan seperti ini harus segera ditangani sebelum terjadi kematian ibu atau kerusakan organ reproduksi.

Perdarahan yang Disertai Kontraksi

Kontraksi yang normal pada ibu hamil terjadi setelah bulan keempat dan tidak diiringi dengan perdarahan. Apabila kontraksi tersebut terjadi pada trimester I dan disertai dengan perdarahan, maka ibu perlu segera memeriksakan diri ke dokter. Kelainan tersebut diduga sebagai manifestasi abortus yang memerlukan penanganan khusus.

Pingsan dan Pucat

Kedua ciri-ciri kehamilan muda tersebut perlu diwaspadai. Pada awal kehamilan terjadi pengenceran darah yang menyebabkan anemia ibu hamil. Apabila ibu terlihat sangat pucat, pingsan, berkunang-kunang, atau pusing hebat, maka anemia tersebut telah berubah menjadi penyakit. Anemia kehamilan dapat terjadi pada ibu yang kurang nutrisi, malabsorbsi atau memiliki penyakit kronik.

Nyeri Dada dan Jantung Berdebar

Kehamilan menyebabkan jantung ibu bekerja lebih keras demi memenuhi kebutuhan darah ibu dan janin. Akibatnya, terjadi abnormalitas jantung pada wanita dengan jantung lemah. Ciri-cirinya adalah sesak nafas, nyeri dada, dan jantung berdebar. Apabila wanita tersebut pernah mengalami masalah dengan jantungnya atau memiliki keluarga yang berpenyakit sama, maka disarankan untuk memeriksakan kesehatan jantungnya.

Pembesaran Uterus Berlebih

Ciri-ciri kehamilan muda berbahaya yang terakhir adalah pembesaran rahim yang tidak sesuai usia kehamilan. Apabila pembesaran ini tidak diikuti dengan pergerakan janin atau denyut jantung janin, maka dicurigai sebagai hamil anggur. Pada kehamilan seperti ini ditemukan pula gejala kehamilan seperti mual-muntah yang berlebihan.

Did you like this? Share it:

Article by Novia Syahida

Penulis adalah seorang bidan lulusan Poltekkes Kemenkes Surabaya yang saat ini sedang menggeluti dunia kepenulisan. Aktivitas sehari-hari sebagai penulis lepas di beberapa web, buku, pelajar, dan wirausaha.
Novia Syahida tagged this post with: , , Read 104 articles by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Cari Cepat Artikel via Google

Social Media & Video

Gabung di Facebook Video di YouTube Follow di Twitter
Kebun Emas 300 x 250
Belajar Bahasa Inggris Cepat

Categories