Anda boleh percaya atau tidak dengan pernyataan tersebut, karena sampai hari pun belum ada penelitian resmi soal itu. Tapi yang jelas, dari beberapa kasus, didapatkan bahwa ibu-ibu yang aktif terutama dalam bekerja, cenderung bisa melahirkan bayi secara normal dibandingkan dengan ibu-ibu yang pasif dalam bekerja. Kenapa? Alasan utamanya, ini karena wanita yang suka bekerja, fisik dan psikologisnya lebih kuat dibandingkan dengan wanita yang malas dalam bekerja.
Kok bisa? Bisa saja, karena seperti yang kita tahu persalinan secara normal itu membutuhkan fisik dan psikologis yang kuat. Proses melahirkan normal dari pembukaan 1 hingga pembukaan 10 itu bisa memakan waktu berjam-jam, bahkan bisa lebih dari 20 jam untuk anak pertama.
Di saat inilah wanita akan diuji ketahanan fisik dan psikologisnya terhadap segala macam ketidaknyamanan, termasuk menahan rasa sakit yang luar biasa. Sebagai gambaran, coba Anda lihat, video melahirkan bayi yang banyak ditemukan di Google. Bagi wanita yang ketahanan fisik dan psikologisnya lemah, bukan tidak mungkin di tengah jalan proses melahirkan, sudah merasa tidak kuat. Sehingga, dengan terpaksa meminta dokter spesialis kandungan untuk mengoperasinya (caesar) agar cepat lepas dari “penderitaan”, meskipun setelah melahirkan dengan cara ini tetap saja sakit di bagian yang operasinya.
Apa dasarnya, ibu yang suka bekerja bisa dikatakan lebih kuat? Dasarnya, karena selama ibu bekerja, pastinya pernah mengalami berbagai tekanan yang menguras fisik maupun psikologis. Dari situlah, dia mulai “terbiasa” dengan berbagai macam ketidaknyamanan, baik itu capek, sakit, banyak pikiran, dan sebagainya.
Bandingkan dengan wanita yang tidak suka bekerja. Dia, jarang mendapatkan berbagai tekanan yang berkaitan langsung dengan fisik maupun psikologisnya. Sehingga ketika, ada ujian datang, ia akan mudah mengeluh dan menyerah. Dan inilah yang menjadi salah satu penyebab, kenapa ibu yang tidak suka bekerja, cenderung melahirkan caesar.
Nah, pertanyaannya sekarang adalah apakah semua ibu yang suka bekerja sudah pasti bisa melahirkan normal? Belum tentu juga.
Wanita yang suka bekerja dengan kemungkinan besar bisa melahirkan normal, adalah wanita-wanita yang selalu menggunakan fisiknya dalam beraktifitas. Itu artinya, ibu-ibu rumah tangga yang suka beres-beres rumah sendiri, seperti: mengepel, menyapu, memasak, berkebun, dan sebagainya mempunyai peluang besar untuk melahirkan secara normal. Sebaliknya, ibu-ibu yang bekerja di kantor belum tentu kuat melahirkan dengan cara normal, lantaran kurangnya aktifitas fisik saat bekerja.
Jika Anda masih meragukan pendapat ini, Anda bisa memperhatikan sendiri di lingkungan sekitar Anda. Atau cobalah Anda jawab dan renungkan pertanyaan ini:
Kenapa orang-orang dulu begitu mudah melahirkan normal tanpa bantuan dokter/operasi?
Untuk menjawab pertanyaan itu, Anda juga harus mengetahui apa saja aktifitas orang-orang zaman dulu. Ternyata, sebagian besar wanita zaman dulu aktifitas fisiknya cukup berat, seperti: bekerja di sawah, mencari air dengan berjalan kiloan meter, mencari kayu untuk memasak, dan lain sebagainya.





