Kapan Bayi Tumbuh Gigi Pertama? Tanda-Tanda Anak Tumbuh Gigi Apa?

In Uncategorized

Bayi Tumbuh GigiBayi tumbuh gigi adalah proses di mana munculnya gigi susu pertama dari dalam gusi. Proses tumbuhnya gigi susu bayi ini sebetulnya sudah dimulai sejak di dalam kandungan. Hanya saja, karena gigi bayi masih berada di dalam gusi, sehingga kita belum bisa melihatnya. Lalu, kapan bayi tumbuh gigi atau lebih tepatnya giginya mulai muncul pertama kalinya? Pada umumnya, usia tumbuh gigi bayi pertama kali antara umur 4 – 7 bulan. Jika sampai usia 12 bulan, anak belum tumbuh gigi satu pun, sebaiknya Anda berkonsultasi pada dokter.

Gigi pada bayi yang pertama kali muncul, biasanya didahului 2 gigi bagian tengah bawah selanjutnya diikuti dengan bagian tengah atas.  Secara bertahap, gigi-gigi bayi akan terus bertambah, baik gigi seri, gigi taring, maupun gigi geraham. Pada sekitar usia 3 tahun, jumlah giginya akan menjadi 20 buah, yaitu 10 di rahang atas dan 10 di rahang bawah. Cepat tidaknya pertumbuhan gigi bayi, juga dipengaruhi oleh faktor keturunan. Jadi, jika dulu salah satu dari orang tuanya pertumbuhan giginya cepat, maka anak Anda pun juga akan mengikutinya.

Tanda Tanda Tumbuh Gigi pada Bayi

Ingin Puaskan Suami / Istri? Klik Khusus Istri | Khusus Suami

Ciri ciri tumbuh gigi pertama pada bayi bisa kita kenali, di antaranya seperti berikut:

  • Bayi suka menggigit jari tangan atau benda apapun yang dipegangnya
  • Sering mengeluarkan ludah (ngeces)
  • Panas atau demam rendah
  • Bayi rewel, menangis, dan mudah marah
  • Nyeri gusi dan bengkak
  • Sulit tidur dan gelisah tanda tak nyaman

Gejala tumbuh gigi pada setiap bayi berbeda-beda, ada yang tergolong ringan ada pula yang tergolong berat. Dan yang perlu dicatat, bahwa tanda-tanda anak tumbuh gigi tersebut hanya terjadi pada saat pertama kali saja, tidak pada gigi-gigi berikutnya.

Cara Mengatasi Bayi Saat Tumbuh Gigi

Meski ciri ciri tumbuh gigi tersebut wajar dan umum terjadi pada hampir sebagian besar bayi, namun kita harus tetap membantunya agar si kecil lebih nyaman. Caranya:

  • Temani dan ajaklah bayi Anda bermain untuk mengalihkan perhatiannya.
  • Berikan teether agar bayi menggit-gigitnya.
  • Pastikan kebutuhan minum/ASI tercukupi sebagai pengganti air liur yang banyak dikeluarkan. Selain itu, ASI yang banyak juga akan membantu mengurangi demam pada bayi.
  • Jika bayi Anda sudah MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu), berikan buah-buahan segar dan dingin sesuai dengan usianya.
  • Pijat bayi Anda agar tubuhnya merasa nyaman.

Meskipun saat gigi bayi tumbuh terdapat tanda-tanda seperti yang sudah disebutkan di atas, namun pada kenyataannya tak sedikit orang tua yang “tidak sadar” bahwa anaknya sedang tumbuh gigi. Saat rewel atau demam/panas dikiranya bukan karena tumbuh gigi. Maka dari itu, jika umur bayi Anda sudah seharusnya tumbuh gigi dan saat itu sedang rewel atau demam/panas, Anda coba perhatikan gusinya secara seksama. Siapa tahu, saat itu anak Anda sedang tumbuh gigi!

No related post!
  1. author

    bunda denis8 months ago

    Selamat sore..
    Saya bunda denis, 30 agustus 2014 saya melahirkan putri pertama saya,
    Saat melahirkan dengan sesar, dan saat itu dokter mevonis anak saya, kebanyakan minum air ketuban, karna kelamaan dlam kandungan, saat pulang dari rumasakit, dokter bilang bahwa, air ketubanya sudah bersih / dikeluarkan,
    Pertanyaan saya ??
    Saya seorang ibu masi khawatir atas peristiwa itu, apa yang harus saya lakukan, untuk lebih membersihkan air ketuban yang d imum anak saya..??
    Terimakasih..

    Reply

Leave a reply "Kapan Bayi Tumbuh Gigi Pertama? Tanda-Tanda Anak Tumbuh Gigi Apa?"

Must read×

Top

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin

NamAnakBayi.com tidak dapat menjamin keakuratan arti nama-nama bayi yang tercantum di situs ini. Maka dari itu, kami menyarankan kepada Anda untuk berkonsultasi/verifikasi terlebih dahulu kepada para ahli bahasa yang Anda percaya sebelum memberikan nama untuk buah hati Anda. Semua isi situs ini hanyalah sebagai media berbagi semata, bukan sebagai pengganti konsultasi dokter atau profesional kesehatan. Untuk Anda yang ingin tahu lebih jauh masalah kesehatan Anda atau anak bayi Anda, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter atau profesional kesehatan langsung.