PENYAKIT KUNING BAYI & CARA MENGATASI BAYI KUNING | NAMA BAYI PEREMPUAN & LAKI-LAKI

Kuning Pada Bayi dan Cara Mengatasi Bayi Kuning

Ingin V Rapet, Kesat & Bersih dari Keputihan ? Pakai Tongkat Madura

Kuning pada bayi baru lahir (neonatal jaundice) seringkali dikhawatirkan oleh sebagian ibu, terutama ibu yang baru pertama kali melahirkan bayi. Hal ini tidak akan terjadi, bila sebelumnya Anda mengerti bahwa penyakit kuning terjadi pada 60% bayi baru lahir. Penyakit kuning pada bayi sebetulnya tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan, asalkan kadar billirubin bayi normal serta tidak menunjukkan kelainan atau gangguan kesehatan lainnya.

Apa itu Bilirubin ?

Bilirubin merupakan pigmen kuning yang dihasilkan karena adanya pemecahan hemoglobin (Hb) di dalam hati. Berapa kadar normal bilirubin bayi ? Untuk bayi yang dilahirkan prematur atau belum cukup bulan kadar normal bilirubin-nya adalah 10 mg/dl darah, sementara untuk bayi yang lahir dengan cukup bulan maka kadar bilirubin normalnya adalah 12 mg/dl darah. Cara mengetahui kadar bilirubin ini yaitu dengan melakukan pemeriksaan tes darah.

Kapan Penyakit Kuning Muncul ?

Normalnya sakit kuning akan muncul 2-4 hari setelah kelahiran bayi. Jika munculnya 24 jam pertama kelahiran, maka Anda patut mewaspadainya.

Akibat Penyakit Kuning ?

Dampak atau efek yang ditimbulkan bila anak bayi kuning hampir tidak ada, asalkan kadar bilirubin masih normal. Namun jika kadar bilirubinnya sudah melebihi batas normal atau terlalu tinggi, akibatnya bisa menimbulkan berbagai gangguan, seperti: penurunan kecerdasan, kecacatan, bahkan kematian.

Penyebab Bayi Kuning

Sakit kuning pada bayi disebabkan oleh beberapa faktor menurut dokter spesialis anak Nita Ratna Dewanti seperti dikutip kompas.com dan kidshealth.org, di antaranya adalah :

  1. Kuning fisiologis, di mana terjadi karena hati bayi belum berfungsi dengan sempurna, akibatnya banyak bilirubin yang menumpuk di dalam darah bayi sehingga menimbulkan warna kuning.
  2. Masalah pemberian ASI yang terganggu. Ini biasa terjadi pada bayi yang dilahirkan secara caesar, karena jumlah produksi ASI pada ibu yang menjalani operasi caesar cenderung belum optimal.
  3. ASI juga bisa menyebabkan terjadinya sakit kuning pada bayi. Ini karena ASI mengandung hormon progesteron yang mengganggu proses penguraian bilirubin. Dalam kasus seperti ini, ASI bisa dihentikan sementara manakala kenaikan kadar bilirubin terlalu cepat.
  4. Bayi lahir prematur.
  5. Perbedaan golongan darah ibu dan anak bayi.
  6. Infeksi atau penyakit lain, seperti: penyakit hemolitik, infeksi virus (rubela, toksoplasma, campak), penyakit metabolik, serta tersumbatnya kantong empedu.

Ciri-Ciri Bayi Kuning

Ciri atau tanda bayi kuning cukup mudah dikenali dan dapat kita periksa dengan mata telanjang. Adapun ciri bayi kuning yang masih dianggap normal, di antaranya adalah:

• Bagian putih mata berwarna kuning.
• Mulut bagian dalam berwarna kuning.
• Kulit bagian tubuh bayi berwarna kuning, seperti di dahi, dada, perut, kaki, dan sebagainya.

Sedangkan ciri-ciri bayi kuning yang perlu Anda waspadai, selain yang sudah disebutkan di atas, ciri-ciri lainnya adalah:

• Penyakit kuning muncul 24 jam pertama kelahiran bayi.
• Peningkatan kadar bilirubin terlalu cepat.
• Suhu badan tidak stabil, susah minum susu, dan bayi tidak aktif.
• Warna urine terlalu pekat seperti air teh.
• Warna kuning tidak hilang lebih dari 2 minggu.

Cara Mengatasi Bayi Kuning

Jika kadar bilirubin pada bayi masih dianggap normal, cara mengatasi / mencegah bayi kuning cukup mudah, yaitu :

  1. Berikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif setiap saat.
  2. Rutin menjemur bayi setiap pagi sekitar pukul 07.00-08.00 selama 15 menit.

Sedangkan, jika kadar bilirubin bayinya tinggi maka akan dilakukan penyinaran dengan sinar biru (fototerapi), bahkan bila perlu akan dilakukan transfusi tukar darah. Bila hal ini terjadi, maka bisa membutuhkan waktu selama beberapa hari hingga bayi benar-benar sembuh total.

Did you like this? Share it:

Article by Catur HP

Seorang Ayah dari anak laki-laki lucu yang bernama "Kenan Rahes Purnomo". Sejak istrinya hamil, ia tak pernah absen menemaninya untuk periksa ke dokter kandungan. Begitu pun, saat istrinya melahirkan anak laki-laki pertamanya pada 2011 yang lalu. Sembari mengamati pertumbuhan anak pertamanya, ia berbagi di situs ini, tentang apa yang ia ketahui selama istrinya hamil, melahirkan, hingga merawat anak.
Catur HP tagged this post with: , , , , , , , , , , , Read 140 articles by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Cari Cepat Artikel via Google

Social Media & Video

Gabung di Facebook Video di YouTube Follow di Twitter
Kebun Emas 300 x 250
Belajar Bahasa Inggris Cepat

Categories