MACAM-MACAM HIPERTENSI PADA KEHAMILAN DAN PENANGANANNYA | NAMA BAYI PEREMPUAN & LAKI-LAKI

Macam-Macam Hipertensi Pada Kehamilan dan Penanganannya

Macam-Macam Hipertensi Pada Kehamilan Dan Penanganannya

By deanjenkins morguefile.com

Hipertensi pada kehamilan disebabkan oleh penyakit pembuluh darah dan penyakit ginjal. Hipertensi ini telah ada sebelum wanita tersebut mengandung dan menjadi masalah yang perlu diperhatikan selama kehamilan berlangsung. Dalam pembahasan berikut ini hanya akan mengambil topik hipertensi dalam kehamilan yang disebabkan oleh kelainan pembuluh darah.

 

Hipertensi Essensial

Penyakit hipertensi pada kehamilan ini ditandai dengan kenaikan tekanan darah yang tidak disertai gejala lain seperti proteinurin dan edema. Peningkatan tekanan darah disebabkan oleh hambatan pada pembuluh darah tepi sehingga terjadi vasokonstriksi. Hipertensi essensial dibagi menjadi dua yaitu jinak dan ganas. Hipertensi yang jinak terjadi pada penderita dengan tekanan darah antara 140/90 mmHg hingga 160/100 mmHg, sedangkan hipertensi ganas mengenai penderita dengan tekanan darah sistolik lebih dari 200 mmHg.

Tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi essensial akan meningkat setelah usia kehamilan 30 minggu. Gejala penyerta hipertensi ini adalah nyeri kepala, nyeri epigastrium, muntah, dan gangguan pengelihatan. Gejala ini terjadi pada hipertensi tingkat lanjut. Oleh karena itu ibu perlu pengawasan khusus.

Untuk menghindari komplikasi diperlukan beberapa penanganan pencegahan seperti

Istirahat cukup. Ibu dianjurkan untuk tidur malam selama 8-10 jam dan tidur siang selama 2 jam. Istirahat dapat menunjang kesehatan ibu hamil dan mencegah vasokostriksi pembuluh darah. Istirahat bukan hanya ditafsirkan sebagai tidur saja, namun juga berarti mengurangi kegiatan rumah tangga yang menguras energi.

  • Obat Penenang. Ketenangan jiwa merupakan hal yang penting bagi penderita hipertensi pada kehamilan. Apabila terdapat masalah yang mengganggu kejiwaan, ibu perlu terapi psikologis atau diberi obat penenang dengan resep dokter.
  • Mencegah kenaikan berat badan berlebih. Kenaikan berat badan yang tidak sesuai usia kehamilan dapat meningkatkan hambatan pembuluh darah sehingga tekanan darah ikut meningkat. Oleh karena itu, penderita hipertensi pada kehamilan perlu menghindari hidrat arang, lemak, dan garam berlebih. Sebagai gantinya dianjurkan diet tinggi protein.
  • Obat anti hipertensi. Obat-obatan antihipertensi baru diberikan apabila tekanan darah mencapai 160/ 100 mmHg.
  • Pengakhiran kehamilan. Pengakhiran kehamilan dilakukan pada ibu hamil muda dengan tekanan darah mencapai 200/ 120 mmHg atau mengarah pada gejala eklampsi.

Penyakit Ginjal

Hipertensi pada kehamilan ternyata bisa mengarah pada penyakit ginjal khususnya glomerulonefritis, pielonefritis, dan penyakit ginjal polikistik. Untuk menegakkan diagnosa penyakit ginjal ini perlu dilakukan pemeriksaan kencing dan faal ginjal, pemeriksaan retina dan fundoskopi, pemeriksaan tekanan darah berkala, albumin urin, dan pemeriksaan darah. Penanganan penyakit ginjal yang didahului hipertensi pada kehamilan ini antara lain dengan banyak istirahat, diet rendah garam, dan obat anti hipertensi.

Did you like this? Share it:

Article by Novia Syahida

Penulis adalah seorang bidan lulusan Poltekkes Kemenkes Surabaya yang saat ini sedang menggeluti dunia kepenulisan. Aktivitas sehari-hari sebagai penulis lepas di beberapa web, buku, pelajar, dan wirausaha.
Novia Syahida tagged this post with: , , Read 104 articles by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Cari Cepat Artikel via Google

Social Media & Video

Gabung di Facebook Video di YouTube Follow di Twitter
Kebun Emas 300 x 250
Belajar Bahasa Inggris Cepat

Categories