MENU MAKANAN BAYI 6 BULAN SEHAT, CERDAS & BERGIZI | NAMA BAYI PEREMPUAN & LAKI-LAKI

Menu Makanan Bayi 6 Bulan yang Sehat, Cerdas dan Bergizi

Ingin Bahagiakan Suami / Istri? Klik Khusus Istri | Khusus Suami

Jika di antara Anda sampai sekarang masih bertanya-tanya, kapan sebaiknya pemberian makanan bayi pertama mulai diperkenalkan, itu merupakan pertanyaan yang wajar. Mengingat, waktu pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) pada bayi dari masa ke masa memang sempat beberapa kali mengalami perubahan. Ada yang 6 bulan, 5 bulan, 4 bulan, bahkan ada yang 3 bulan!

Namun yang jelas, pada tahun 2001 yang lalu, WHO (World Health Organization) telah menyarankan semua bayi harus mendapatkan ASI hingga berumur 6 bulan. Itu artinya, bayi baru boleh diperkenalkan makanan padat setelah berusia 6 bulan. Lalu pertanyaannya, menu makanan bayi 6 bulan yang sehat dan bergizi itu apa saja?

Sebelum mengetahui jawaban atas pertanyaan itu, ada baiknya Anda mengetahui bahwa meskipun sejak 6 bulan bayi sudah bisa diperkenalkan makanan padat, namun bukan berarti ASI (Air Susu Ibu) langsung dihentikan begitu saja. Selama bayi sudah mendapatkan Makanan Pendamping ASI (MPASI), ASI sebaiknya tetap terus diberikan pada bayi. Biar bagaimana ASI adalah satu-satunya asupan makanan bergizi untuk bayi dan anak yang paling seimbang dan tepat.

Tanda-Tanda Bayi Siap Makan Makanan Padat atau MPASI

Bayi yang sudah siap diberikan makanan padat, umumnya memiliki beberapa tanda atau ciri. Adapun tanda-tanda bayi siap makan makanan padat antara lain:

  • Bayi sudah bisa memegang benda atau mainan, lalu memasukkan ke dalam mulutnya.
  • Suka menggerogoti benda atau mainan yang dipegangnya.
  • Adanya perubahan penting di dalam tubuhnya, perkembangan mulutnya, belajar duduk, dan sebagainya.

Tanda-tanda lain seperti bayi sering bangun malam hari, suka melihat orang lain makan, berat badan bayi tidak naik ternyata adalah anggapan keliru bahwa bayi sudah siap menerima makanan padat menurut Gill Rapley & Tracey Murkett di dalam bukunya yang berjudul “Baby-Led Weaning”.

Jenis Menu Makanan Bayi 6 Bulan

Pada dasarnya menu makanan bayi 6 bulan tidaklah sulit dibuat dan ditemukan seperti yang banyak dibingungkan oleh sebagian besar ibu baru. Asalkan makanan bayi itu memiliki tekstur lembut alias dihaluskan, baik itu berupa nasi, buah maupun sayuran bisa diberikan. Berikut adalah beberapa menu makanan bayi 6 bulan yang bisa diberikan:

  • Bubur: ¬†bubur susu dari tepung, bubur beras merah, bubur nasi.
  • Buah: pisang, pepaya, alpukat, apel, melon, dll.
  • Sayuran: kentang, ubi-ubian, kacang polong, dll.

Aturan Pemberian Makanan Bayi 6 Bulan

Jangan mengira bahwa bayi Anda akan makan banyak di hari pertama makan makanan padat. Sebagai permulaan, bayi cukup diberikan sekitar 1 sendok teh sehari. Selanjutnya, jumlahnya dapat ditingkatkan seiring kebutuhan bayi. Jadi, bayi tidak boleh dipaksa makan. Nah, jika keluarga atau bayi Anda mempunyai riwayat alergi makanan, Anda bisa menerapkan aturan 4 day wait rule. 4 day wait rule artinya adalah memberikan satu jenis makanan selama 4 hari pertama, lalu pada 4 hari kedua diberikan lagi satu jenis makanan yang lain, dan begitu seterusnya. Dengan begitu Anda bisa melihat reaksi yang mungkin ditimbulkan oleh makanan tertentu.

Menu Makanan Bayi Sehat, Cerdas & Bergizi

Makanan bayi yang sehat dan bergizi sangat penting untuk menjaga kesehatan bayi. Untuk itu saat  membuat makanan bayi Anda bisa mengupayakannya dengan cara:

  • Bebas dari gula dan garam.
  • Bukan makanan instan atau siap saji.
  • Bebas dari bahan pengawet.
  • Bahan makanan organik untuk menghindari pestisida.
  • Jika Anda ingin ASI eksklusif, berikan ASIP (Air Susu Ibu Perah) sebagai bahan pencampur makanan alias bukan dari susu formula/sufor.

Seiring bertambahnya usia, menu makanan bayi 6 bulan ke atas akan lebih bervariasi lagi, seperti: ayam, daging, tahu, tempe, ikan, keju, dan masih banyak lagi.

Did you like this? Share it:

Article by Catur HP

Seorang Ayah dari anak laki-laki lucu yang bernama "Kenan Rahes Purnomo". Sejak istrinya hamil, ia tak pernah absen menemaninya untuk periksa ke dokter kandungan. Begitu pun, saat istrinya melahirkan anak laki-laki pertamanya pada 2011 yang lalu. Sembari mengamati pertumbuhan anak pertamanya, ia berbagi di situs ini, tentang apa yang ia ketahui selama istrinya hamil, melahirkan, hingga merawat anak.
Catur HP tagged this post with: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , Read 140 articles by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Cari Cepat Artikel via Google

Social Media & Video

Gabung di Facebook Video di YouTube Follow di Twitter
Kebun Emas 300 x 250
Belajar Bahasa Inggris Cepat

Categories