Mungkinkah Laki-Laki Hamil ?

In Persalinan Bayi
Ingin Puaskan Suami / Istri? Klik Khusus Istri | Khusus Suami
Laki-Laki Hamil

By Geert @morguefile.com

Dunia pernah digemparkan oleh berita mengenai laki-laki yang dapat melahirkan. Banyak orang kemudian bertanya mengenai kemungkinan terjadinya laki-laki hamil dan mengapa laki-laki tersebut dapat hamil dan melahirkan. Berikut ini akan dikupas tuntas mengenai kehamilan laki-laki.

Proses Kehamilan

Kehamilan dapat terjadi ketika sel sperma bertemu dengan sel telur atau ovum. Pertemuan ini disebut pembuahan atau ovulasi. Secara alami pembuahan terjadi di tuba fallopi yang merupakan bagian dari alat reproduksi perempuan. Sedangkan pada alat kelamin laki-laki tidak terdapat tuba fallopi.

Sperma dilengkapi dengan ekor yang memungkinkan bergerak menuju ovum. Saat bertemu dengan ovum, ekor tersebut akan lepas sehingga tinggal kepala saja yang mengandung inti. Kemudian inti tersebut masuk ke dalam inti ovum dan melebur menjadi satu. Bebeda dengan sperma, bentuk ovum hanya bulat dan tidak berekor sehingga tidak memungkinkan adanya mobilisasi. Jadi, sepanjang sejarah belum ada ovum menghampiri sperma yang menyebabkan pria hamil.

Sel telur dan inti sperma yang telah melebur dinamakan zigot. Setelah terjadinya pembuahan, zigot akan bergerak dari tuba fallopi menuju uterus. Dinding uterus perempuan menebal yang berisi cadangan makanan untuk calon bayi. Zigot kemudian menempel pada salah satu sisi dinding uterus yang disebut dengan implantasi. Disini dapat terlihat bahwa kehamilan membutuhkan adanya rahim dan laki-laki normal tidak memilikinya. Jadi, bagaimana mungkin laki-laki hamil?

Ketika terjadi kehamilan, maka hormonpun ikut berubah. Produksi hormon estrogen dan progesteron ditingkatkan untuk mendukung kehidupan janin. Saat plasenta terbentuk, ia juga akan mengeluarkan kedua hormon ini. Hormon estrogen dan progesteron hanya dimiliki perempuan. Sedangkan hormon reproduksi pada laki-laki adalah testosteron.

Dari berbagai uraian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa alat kelamin perempuanlah yang dapat hamil, sedangkan alat reproduksi laki-laki sama sekali tidak mendukung kehamilan. Jadi, secara alami hampir tidak mungkin laki-laki bisa hamil. Lalu, bagaimana bisa seorang laki-laki hamil?

Mengapa Laki-Laki Bisa Hamil?

Kehamilan hanya terjadi pada laki-laki transgender, yaitu perempuan yang melakukan operasi kelamin namun rahimnya tidak diambil. Jadi, dia masih memiliki alat reproduksi perempuan dan hormon perempuan. Tentu saja kehamilan dapat terjadi pada laki-laki seperti ini.

Cara yang digunakan pria agar dapat hamil adalah insenminasi buatan atau mempertemukan sperma dan ovum di luar rahim, kemudian ditanam di dalam rahim. Laki-laki seperti ini juga mungkin saja hamil secara alami jika ada sperma yang masuk pada alat kelaminnya. Laki-laki dapat hamil dengan laki-laki, bukan berhubungan dengan perempuan yang kemudian laki-laki hamil. Intinya, bukan dia sebagai laki-laki yang hamil, tapi dia sebagai perempuanlah yang dapat hamil.

Tags: #Bayi Kembar Siam #Kehamilan #Page #Page #Persalinan Bayi

Saat-Saat Persalinan Prematur
Saat-Saat Persalinan Prematur
Saat-saat persalinan bayi prematur tentu lebih mendebarkan
Resiko Melahirkan Caesar
Resiko Melahirkan Caesar
  Melahirkan Caesar merupakan alternatif bila cara
Resiko Melahirkan dalam Air
Resiko Melahirkan dalam Air
  Melahirkan dalam air atau yang sering
Persalinan Ibu Melahirkan di Rumah
Persalinan Ibu Melahirkan di Rumah
Persalinan ibu melahirkan biasanya dilakukan di fasilitas

Leave a reply "Mungkinkah Laki-Laki Hamil ?"

Must read×

Top

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin

NamAnakBayi.com tidak dapat menjamin keakuratan arti nama-nama bayi yang tercantum di situs ini. Maka dari itu, kami menyarankan kepada Anda untuk berkonsultasi/verifikasi terlebih dahulu kepada para ahli bahasa yang Anda percaya sebelum memberikan nama untuk buah hati Anda. Semua isi situs ini hanyalah sebagai media berbagi semata, bukan sebagai pengganti konsultasi dokter atau profesional kesehatan. Untuk Anda yang ingin tahu lebih jauh masalah kesehatan Anda atau anak bayi Anda, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter atau profesional kesehatan langsung.