Penyebab Kehamilan Ektopik yang Penting Untuk Diketahui

In Kehamilan
Ingin Puaskan Suami / Istri? Klik Khusus Istri | Khusus Suami

Penyebab Kehamilan Ektopik yang Penting Untuk DiketahuiKehamilan selalu diawali dari pembuahan di ampula tuba, kemudian didorong oleh silia (bulu-bulu tuba) untuk berjalan ke rongga rahim dan menempel disana. Pada kasus kehamilan ektopik, terjadi hambatan dalam perjalanan sel telur yang telah dibuahi sehingga berimplantasi di tuba atau tempat lain di luar endometrium kavum uteri.

Hambatan yang menyebabkan implantasi sel telur di luar kavum uteri ini bermacam-macam, mulai dari lumen tuba, dinding tuba, dan lain-lain. Faktor-faktor tersebut ada yang bersifat genetik, ada pula yang merupakan akibat dari penyakit seperti tumor, mioma, dan kanker. Untuk lebih jelasnya, simak uraian berikut ini:

  • Radang saluran telur bagian dalam menyebabkan perlekatan kedua dinding tuba sehingga menyempit dan buntu. Radang dapat disebabkan virus atau bakteri yang menginfeksi ibu.
  • Ukuran tuba yang lebih kecil dari normal menyebabkan rongga tuba sempit dan sulit dilalui sel telur. Penyebab kehamilan ektopik ini bersifat genetik atau menurun.
  • Selain berukuran kecil, ada juga ibu yang memiliki tuba berkelok-kelok sehingga sulit dilalui.
  • Silia pada dinding tuba berfungsi menggetarkan sel telur dan menyapunya agar terjatuh pada dinding rahim. Apabila silia ini tidak berfungsi atau terlalu sedikit, maka sel telur tidak dapat mencapai dinding rahim.
  • Operasi plastik pada tuba
  • Tubektomi. Pada kasus ini tuba terlalu lama diikat sehingga ukurannya mengecil dan sulit untuk dikembalikan seperti ukuran normal.
  • Endometriosis (terdapat jaringan selaput lendir) tuba akan memudahkan implantasi pada dinding tuba.
  • Penonjolan abnormal berbentuk kantong pada rongga tuba akan menahan sel telur yang telah dibuahi tetap berada di tempat itu.
  • Adanya lekukan tuba
  • Tumor pada dinding rahim dapat mempersempit dinding rongga tuba, bahkan hingga membuat saluran itu hampir buntu.
  • Faktor penyebab kehamilan ektopik yang terakhir adalah perjalanan sel telur melalui jalur yang salah. Perjalanan sel telur dari ovarium kanan menuju tuba kiri dan sebaliknya menyebabkan sel telur berimplantasi pada organ perut atau ovarium.

Dari seluruh penyebab kehamilan ektopik di atas dapat dilihat bahwa sebagian besar mengarah pada implantasi tuba. Oleh karena itu, kehamilan ektopik biasa ditemukan di tuba. Sayangnya, kehamilan ektopik yang terjadi di dinding tuba tidak dapat dipertahankan karena sempitnya dinding tuba yang tidak mungkin mendukung pertumbuhan janin.

Semua penyebab kehamilan ektopik di atas membuat ibu menjalani kehamilan ektopik berulangkali. Biasanya, ibu yang pernah mengalami hamil di luar kandungan akan mendapati hal serupa pada kehamilan selanjutnya. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya dilakukan pemeriksaan lengkap untuk menemukan penyebab pasti dan mengobatinya.

Tags: #Bayi Kembar Siam #Hamil Ektopik #Kehamilan Ektopik #Page #Persalinan Bayi

Anemia Pada Kehamilan, Mengapa Bisa Terjadi?
Anemia Pada Kehamilan, Mengapa Bisa Terjadi?
Seseorang disebut menderita anemia apabila kadar hemoglobin
Masalah Kehamilan Trimester 1, 2, 3
Masalah Kehamilan Trimester 1, 2, 3
Tiap trimester kehamilan selalu terjadi masalah yang
2 Program Kehamilan Anak Laki-Laki
2 Program Kehamilan Anak Laki-Laki
Apakah Anda ingin memiliki bayi laki-laki? Meskipun
Kewajiban Saat Merencanakan Kehamilan Pertama
Kewajiban Saat Merencanakan Kehamilan Pertama
Kehamilan pertama akan menjadi momen tak terlupakan

Leave a reply "Penyebab Kehamilan Ektopik yang Penting Untuk Diketahui"

Must read×

Top

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin

NamAnakBayi.com tidak dapat menjamin keakuratan arti nama-nama bayi yang tercantum di situs ini. Maka dari itu, kami menyarankan kepada Anda untuk berkonsultasi/verifikasi terlebih dahulu kepada para ahli bahasa yang Anda percaya sebelum memberikan nama untuk buah hati Anda. Semua isi situs ini hanyalah sebagai media berbagi semata, bukan sebagai pengganti konsultasi dokter atau profesional kesehatan. Untuk Anda yang ingin tahu lebih jauh masalah kesehatan Anda atau anak bayi Anda, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter atau profesional kesehatan langsung.