Perkembangan Ibu dan Janin pada Hamil 6 Bulan

In Persalinan Bayi
Perkembangan Ibu Dan Janin Pada Hamil 6 Bulan

By grietgriet @morguefile.com

Pasti penasaran kan dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi pasa saat hamil 6 bulan? Kira-kira, apa saja yang berubah dari ibu dan janin? Pastinya berbeda dengan kehamilan sebelumnya. Perut ibu kini bertambah besar, janinnya bertambah panjang dan berat, keluhannya berbeda, dan yang pasti psikisnya juga berbeda.

Perubahan pada Ibu

Kehamilan 6 bulan dimulai sejak minggu ke-21 hingga minggu ke-24. Tiap minggu terjadi perubahan pada besarnya uterus. Pada puncak hamil 6 bulan, rahim ibu setinggi pusat. Pertambahan ini dipengaruhi oleh janin yang semakin panjang dan berat serta peningkatan produksi cairan ketuban.

Ingin Puaskan Suami / Istri? Klik Khusus Istri | Khusus Suami

Tentunya gerakan janin lebih aktif dibandingkan bulan sebelumnya. Ibu akan merasakan sebuah kehidupan yang berbeda karena ada makhluk kecil yang suka berputar-putar di perutnya. Jika janin Anda nakal; suka bergerak tanpa henti, usap perut perlahan dan keluarkan panggilan sayang Anda padanya. Menurut beberapa sumber, cara ini cukup efektif untuk membuatnya tenang.

Tanda garis-garis di perut yang biasa disebut striae gravidarum mulai bermunculan sebagai akibat pembesaran perut. Garis-garis ini akan terus muncul hingga akhir kehamilan. Terkadang ibu hamil 6 bulan merasakan gatal di sekitar perutnya. Awas, jangan digaruk! Jika Anda menggaruknya akan menimbulkan bekas yang sulit dihilangkan. Sebaiknya oleskan minyak untuk mengurangi rasa gatal.

Perubahan Pada Janin

Panjang janin Anda kini mencapai 30-32 cm dengan berat badan 600 gram. Dengan bertambah panjang dan besar, tentunya ia lebih mudah diraba. Bagian-bagian tubuh seperti punggung, kepala, bokong, tangan, dan kaki dapat diraba dengan tangan kosong. Namun, pada beberapa ibu yang terdapat timbunan lemak di perutnya, bagian-bagian janin masih sulit ditentukan hingga usia kehamilan 7 bulan.

Pada saat hamil 6 bulan, jantung janin telah terbentuk dan mencoba memompa darah. Tapi, bukan berarti dia sudah bisa memasok darah sendiri. Kebutuhan darah tetap dipenuhi oleh ibu. Jantung janin hanya belajar memfungsikan dirinya. Foramen ovale pada jantung janin tetap membuka hingga ia dilahirkan.

Kulit janin keriput karena timbunan lemak di bawah kulit masih sedikit. Seiring bertambahnya usia, janin Anda akan bertambah gemuk dan kulitnya semakin halus. Kelopak mata sedang disempurnakan dan alis mulai terbentuk. Hingga saat ini, mata janin hanya bisa terpejam.

Paru-paru belum terbentuk sempurna. Jika harus dilahirkan pada usia ini, kemungkinan untuk hidup masih kecil karena belum dapat bernafas. Mungkin, ia hanya akan bertahan beberapa saat saja. Janin yang lahir pada usia hamil 6 bulan harus diletakkan di inkubator dengan suhu dan oksigen yang terkontrol.

Apa yang Harus Dilakukan Ibu?

Sama seperti kehamilan sebelumnya, ibu harus memeriksakan kehamilannya, memenuhi kebutuhan gizi, menjaga kebugaran dengan senam hamil, dan menstimulasi perkembangan janin. Jangan lupa bahwa masa kehidupan intrauterine adalah masa keemasan untuk membentuknya menjadi manusia hebat. Jadi, lakukan yang terbaik bagi buah hati Anda.

Saat-Saat Persalinan Prematur
Saat-Saat Persalinan Prematur
Saat-saat persalinan bayi prematur tentu lebih mendebarkan
Resiko Melahirkan Caesar
Resiko Melahirkan Caesar
  Melahirkan Caesar merupakan alternatif bila cara
Resiko Melahirkan dalam Air
Resiko Melahirkan dalam Air
  Melahirkan dalam air atau yang sering
Persalinan Ibu Melahirkan di Rumah
Persalinan Ibu Melahirkan di Rumah
Persalinan ibu melahirkan biasanya dilakukan di fasilitas

Leave a reply "Perkembangan Ibu dan Janin pada Hamil 6 Bulan"

Must read×

Top

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin

NamAnakBayi.com tidak dapat menjamin keakuratan arti nama-nama bayi yang tercantum di situs ini. Maka dari itu, kami menyarankan kepada Anda untuk berkonsultasi/verifikasi terlebih dahulu kepada para ahli bahasa yang Anda percaya sebelum memberikan nama untuk buah hati Anda. Semua isi situs ini hanyalah sebagai media berbagi semata, bukan sebagai pengganti konsultasi dokter atau profesional kesehatan. Untuk Anda yang ingin tahu lebih jauh masalah kesehatan Anda atau anak bayi Anda, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter atau profesional kesehatan langsung.