Perubahan Fisiologis Pada Awal Kehamilan

In Kehamilan
Ingin Puaskan Suami / Istri? Klik Khusus Istri | Khusus Suami
Perubahan Fisiologis Pada Awal Kehamilan

By broadway204 @morguefile.com

Tubuh perempuan hamil tentunya berbeda dengan sebelumnya. Perubahan itu terjadi pada organ reproduksinya, sirkulasi darah, pencernaan, pernapasan, tulang dan gigi, serta integumennya. Nah, perubahan apa saja yang terjadi pada awal kehamilan ? Baca artikel berikut untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. 

Sistem Reproduksi

Perubahan yang paling mencolok terjadi pada sistem reproduksi. Pasalnya, organ ini berhubungan langsung dengan perkembangan janin. Pada awal kehamilan korpus luteum mengeluarkan HCG, estrogen dan progesteron hingga plasenta berfungsi secara optimal, yaitu pada usia kehamilan 16 minggu. Hormon ini digunakan untuk memberikan nutrisi janin dan menyiapkan rahim sebagai tempat implantasi.

Posisi rahim pada awal kehamilan menjorok ke depan atau ke belakang. Setelah usia kehamilan menginjak 4 bulan, posisi rahim akan berubah menjadi lebih tegak dan memasuki rongga perut. Hal ini disebabkan perkembangan janin yang mengakibatkan penambahan volume rahim.

Perubahan juga terjadi pada ovarium, vagina, dan dinding rahim. Indung telur menghentikan proses pematangan sel telur (ovulasi) sehingga pembuahan tidak dapat terjadi selama masa kehamilan. Vagina berwarna kemerahan dan lebih biru karena hipervaskularisasi. Dinding rahim ibu menebal untuk mempersiapkan cadangan makanan janin dan tempat implantasi.

Sirkulasi Darah

Pada awal kehamilan, jumlah protein albumin dan gamaglobulin mengalami penurunan, sedangkan betaglobulin dan fibrinogen terus naik. Namun, pada trimester kedua, protein albumin dan gamaglobulin meningkat hingga akhir masa kehamilan. Di samping itu, hematokrit pada darah cenderung menurun karena volume plasma darah meningkat akibat hemodilusi.

Sistem Digestivus

Sistem pencernaan (digestivus) juga mengalami perubahan. Pada awal kehamilan, Hormon estrogen dan progesteron mengalami peningkatan. Hormon tersebut menyebabkan penurunan tonus otot sehingga makanan berada lama di lambung. Akibatnya ibu merasa perutnya kurang nyaman dan mual muntah.

Tulang dan Gigi

Ligamen-ligamen melunak sehingga persendian panggul terasa lebih longgar. Sebagian ibu akan mengeluh sakit gigi dan mengalami pengeroposan tulang. Hal ini disebabkan konsumsi kalsium yang inadekuat sehingga tubuh mengambil kekurangan tersebut dari tulang dan gigi. Akibatnya ibu akan mengalami karies gigi dan osteoporosis.

Sistem Integumen

Pada awal kehamilan terjadi perubahan kulit ibu. Puting susu dan areola menjadi lebih gelap, sedangkan pada wajah terjadi hiperpigmentasi yang disebut cloasma gravidarum. Perubahan ini adalah normal, namun tidak dialami setiap ibu hamil. Untuk mengurangi flek hitam pada wajah, disarankan menggunakan krim khusus dan menghindari sinar matahari.

Tags: #Bayi Kembar Siam #Kehamilan #Page #Perubahan Fisik Awal Kehamilan #Perubahan Fisiologis Awal Kehamilan

Anemia Pada Kehamilan, Mengapa Bisa Terjadi?
Anemia Pada Kehamilan, Mengapa Bisa Terjadi?
Seseorang disebut menderita anemia apabila kadar hemoglobin
Masalah Kehamilan Trimester 1, 2, 3
Masalah Kehamilan Trimester 1, 2, 3
Tiap trimester kehamilan selalu terjadi masalah yang
2 Program Kehamilan Anak Laki-Laki
2 Program Kehamilan Anak Laki-Laki
Apakah Anda ingin memiliki bayi laki-laki? Meskipun
Kewajiban Saat Merencanakan Kehamilan Pertama
Kewajiban Saat Merencanakan Kehamilan Pertama
Kehamilan pertama akan menjadi momen tak terlupakan

Leave a reply "Perubahan Fisiologis Pada Awal Kehamilan"

Must read×

Top

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin

NamAnakBayi.com tidak dapat menjamin keakuratan arti nama-nama bayi yang tercantum di situs ini. Maka dari itu, kami menyarankan kepada Anda untuk berkonsultasi/verifikasi terlebih dahulu kepada para ahli bahasa yang Anda percaya sebelum memberikan nama untuk buah hati Anda. Semua isi situs ini hanyalah sebagai media berbagi semata, bukan sebagai pengganti konsultasi dokter atau profesional kesehatan. Untuk Anda yang ingin tahu lebih jauh masalah kesehatan Anda atau anak bayi Anda, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter atau profesional kesehatan langsung.