Pola Tidur Bayi & Cara Mengatasi Bayi Susah Tidur

Pola Tidur Bayi & Cara Mengatasi Bayi Susah TidurTidur adalah salah satu kebutuhan terbesar bagi bayi selain ASI (Air Susu Ibu). Bayi yang baru lahir hingga berumur 3 bulan (bayi umur 0-3 bulan), setiap harinya akan dihabiskan untuk tidur, baik siang maupun malam hari. Pada umumnya, bayi akan bangun dari tidurnya setiap 1-3 jam sekali untuk meminta susu kemudian tidur kembali atau melek sebentar dan tidur kembali. Pada saat usianya di atas 3 bulan atau menginjak 4 bulan, waktu tidur bayi sudah sedikit berkurang dari sebelumnya. Di usia ini, saat bangun, bayi sudah bisa diajak untuk bermain meski hanya sebentar, lalu minta tidur kembali.

Pola Tidur Bayi & Waktu Tidur Bayi 6 Bulan ke Atas

Pola tidur bayi usia 6 bulan umumnya sudah mulai memiliki pola tidur yang tetap. Lama tidur bayi umur 6 bulan dalam sehari kira-kira 15 jam, di mana 10 jam pada malam hari dan sisanya pada siang hari. Misalnya, pada saat malam hari ia tidur pukul 19.00 malam, kemudian bangun pada pukul 05.00 pagi. Sementara pada siang hari ia akan tidur sekitar 3-4 kali dalam sehari, di mana setiap kali tidur membutuhkan waktu sekitar 1-3 jam. Bayi berusia 6 bulan dapat terjaga atau melek antara 2-4 jam, yang biasa digunakan untuk bermain.

Ingin Puaskan Suami / Istri? Klik Khusus Istri | Khusus Suami

Setelah usia bayi beranjak 9 bulan, kemampuan bayi saat terjaga atau melek akan lebih lama. Pada saat siang hari, ia mungkin hanya tidur 1-2 kali saja. Dan pada saat usianya menginjak 1 tahun, ia mungkin hanya membutuhkan 1 kali saja  untuk tidur siang. Tetapi yang jelas, jam tidur bayi satu dengan bayi yang lain tidak sama.

Penyebab Bayi Susah Tidur

Adakalanya bayi susah tidur yang ditandai dengan tidur bayi gelisah hingga rewel atau menangis  karena disebabkan oleh beberapa hal. Berikut adalah beberapa penyebab bayi sulit tidur:

  • Suasana tidak tenang alias berisik
  • Bayi mengompol atau popok basah
  • Bayi lapar
  • Badan letih
  • Efek samping pasca imunisasi atau bayi tumbuh gigi
  • Bosan di tempat tidur
  • Bayi sakit, seperti batuk atau pilek
  • Udara panas atau dingin
  • Posisi tidur bayi yang tidak nyaman

Cara Mengatasi Bayi Susah Tidur

Sebelum Anda mengatasi bayi susah tidur, Anda harus mencari tahu penyebab-penyebabnya, yang di antara seperti yang sudah disebutkan di atas sehingga Anda akan lebih mudah dalam mencari solusinya. Selain itu, hal-hal berikut ini adalah beberapa cara mengatasi bayi sulit tidur yang bisa Anda upayakan:

  • Jika bayi susah tidur di tempat tidur, cobalah untuk digendong sambil diayun pelan-pelan
  • Redupkan lampu ruangan agar tercipta suasana rileks.
  • Pijat bayi Anda secara teratur supaya bayi tidur nyenyak.
  • Pastikan bayi sudah kenyang.
  • Cobalah pindah ke ruangan lain untuk mendapatkan suasana baru.

Pada dasarnya, jika Anda tahu betul dengan kebiasaan bayi Anda, maka Anda akan lebih mudah mengatasi bayi susah tidur. Tetapi sebaliknya, jika bayi Anda sehari-hari diasuh orang lain, maka kemungkinan besar Anda akan bingung apa penyebabnya.

Saat-Saat Persalinan Prematur
Saat-Saat Persalinan Prematur
Saat-saat persalinan bayi prematur tentu lebih mendebarkan
Resiko Melahirkan Caesar
Resiko Melahirkan Caesar
  Melahirkan Caesar merupakan alternatif bila cara
Resiko Melahirkan dalam Air
Resiko Melahirkan dalam Air
  Melahirkan dalam air atau yang sering
Persalinan Ibu Melahirkan di Rumah
Persalinan Ibu Melahirkan di Rumah
Persalinan ibu melahirkan biasanya dilakukan di fasilitas

Leave a reply "Pola Tidur Bayi & Cara Mengatasi Bayi Susah Tidur"

Must read×

Top

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin

NamAnakBayi.com tidak dapat menjamin keakuratan arti nama-nama bayi yang tercantum di situs ini. Maka dari itu, kami menyarankan kepada Anda untuk berkonsultasi/verifikasi terlebih dahulu kepada para ahli bahasa yang Anda percaya sebelum memberikan nama untuk buah hati Anda. Semua isi situs ini hanyalah sebagai media berbagi semata, bukan sebagai pengganti konsultasi dokter atau profesional kesehatan. Untuk Anda yang ingin tahu lebih jauh masalah kesehatan Anda atau anak bayi Anda, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter atau profesional kesehatan langsung.