Resiko Melahirkan Caesar

In Persalinan Bayi
Ingin Puaskan Suami / Istri? Klik Khusus Istri | Khusus Suami

 

Resiko Melahirkan Caesar

By carin @sxc.hu

Melahirkan Caesar merupakan alternatif bila cara normal tidak dapat ditempuh. Beberapa kasus belakangan menginginkan melahirkan Caesar bukan karena abnormalitan persalinan namun lebih disebabkan tidak ingin merasakan sakitnya melahirkan. Padahal, cara Caesar juga mengandung resiko jangka pendek dan jangka panjang yang seringkali kurang terpikirkan oleh pelaku.

Infeksi Luka Jahitan

Banyaknya jahitan pada kasus persalinan Caesar tentu lebih banyak daripada persalinan normal. Tipe luka pada teknik melahirkan tersebut juga lebih dalam yang memungkinkan waktu penyembuhan lebih lama. Resiko dari luka yang banyak dan dalam adalah adanya infeksi. Bila luka bekas operasi tidak dirawat secara steril, maka kuman-kuman akan menginfeksi. Akibatnya ibu harus dijahit ulang untuk menyembuhkan luka.

Pembuluh Darah Terputus

Apabila dokter atau perawat yang menjahit luka kurang berhati-hati maka pisau atau gunting yang digunakan akan memotong pembuluh darah dan menyebabkan perdarahan yang sulit dihentikan. Petugas medis yang kurang jeli dengan perdarahan hingga penutupan kulit terluar akan menyebabkan perdarahan dalam yang tentunya sangat berbahaya.

Infeksi Rahim

Penggunaan alat yang kurang steril atau adanya infeksi yang ditularkan melalui petugas sangat mungkin terjadi. Infeksi tersebut sangat mungkin menjangkiti rahim yang terluka. Bila tidak segera diketahui dan disembuhkan bisa-bisa harus dilakukan tindakan histerektomi atau pengangkatan rahim. Berbahaya bukan?

Emboli Air Ketuban

Emboli air ketuban adalah keadaan dimana air ketuban masuk ke pembuluh darah. Ini terjadi ketika ada pembuluh darah yang terkoyak. Resiko emboli air ketuban pada proses melahirkan Caesar lebih besar karena lebih banyak pembuluh darah yang terkoyak. Emboli air ketuban ini akan dibawa hingga ke jantung dan menyumbat pembuluh darah jantung hingga akhirnya terjadi kematian.

Pembatasan Kehamilan

Resiko jangka panjang melahirkan Caesar adalah adanya pembatasan kelahiran. Biasanya melahirkan Caesar hanya boleh dilakukan dua kali. Ini karena operasi pembedahan hanya bisa dilakukan tiga kali. Pembatasan kelahiran ini mungkin akan menjadi masalah tertentu bagi pasangan yang ingin memiliki banyak anak. Bisa juga menjadi masalah bila perempuan tersebut kelak menikah dengan laki-laki lain dan ingin memiliki anak.

Tags: #Bayi Kembar Siam #Kehamilan Trisemester 2 #Kehamilan Trisemester 2 #Resiko Caesar #Resiko Melahirkan Caesar #Resiko Persalinan Caesar

Saat-Saat Persalinan Prematur
Saat-Saat Persalinan Prematur
Saat-saat persalinan bayi prematur tentu lebih mendebarkan
Resiko Melahirkan dalam Air
Resiko Melahirkan dalam Air
  Melahirkan dalam air atau yang sering
Persalinan Ibu Melahirkan di Rumah
Persalinan Ibu Melahirkan di Rumah
Persalinan ibu melahirkan biasanya dilakukan di fasilitas
Hari Ini Biaya Melahirkan Masih Gratis
Hari Ini Biaya Melahirkan Masih Gratis
Menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka

Leave a reply "Resiko Melahirkan Caesar"

Must read×

Top

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin

NamAnakBayi.com tidak dapat menjamin keakuratan arti nama-nama bayi yang tercantum di situs ini. Maka dari itu, kami menyarankan kepada Anda untuk berkonsultasi/verifikasi terlebih dahulu kepada para ahli bahasa yang Anda percaya sebelum memberikan nama untuk buah hati Anda. Semua isi situs ini hanyalah sebagai media berbagi semata, bukan sebagai pengganti konsultasi dokter atau profesional kesehatan. Untuk Anda yang ingin tahu lebih jauh masalah kesehatan Anda atau anak bayi Anda, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter atau profesional kesehatan langsung.