Solusi Pasca Melahirkan ASI Tidak Keluar

In Page, Persalinan Bayi
Ingin Puaskan Suami / Istri? Klik Khusus Istri | Khusus Suami
Solusi Pasca Melahirkan Asi Tidak Keluar

By k_r_anoop @sxc.hu

ASI merupakan kebutuhan dasar buah hati Anda pasca melahirkan. Namun, bagaimana bila setelah melahirkan ASI justru tidak keluar? ASI tersumbat merupakan masalah yang kerap ditemui ibu menyusui, utamanya bagi perempuan yang baru pertama kali melahirkan. Berbagai solusi dicoba mulai dari solusi alami hingga pengobatan medis untuk melancarkan ASI. Artikel berikut ini mengupas tuntas mengenai seluk-beluk permasalahan ASI yang tidak keluar setelah melahirkan.

Pada akhir kehamilan hipofise memproduksi hormon prolaktin yang berfungsi memproduksi air susu ibu. Hormon ini akan terus diproduksi hingga akhir masa menyusui. Tidak hanya prolaktin, hipofise juga memproduksi oksitosin yang mendorong pengeluaran ASI. Inilah alasan mengapa beberapa ibu telah mengeluarkan kolostrum (ASI awal yang berwarna kuning).

Pasca melahirkan, hipofise bekerja meningkatkan produksi oksitosin untuk mempercepat kontraksi otot rahim dan mendorong pengeluaran ASI. Adanya program IMD mempermudah pengeluaran ASI karena payudara terangsang untuk memproduksi ASI sejak dini. Pada beberapa kasus ditemukan sulitnya mengeluarkan air susu ibu yang disebabkan berbagai faktor seperti; puting tenggelam, bayi bingung puting, ibu kelelahan, kondisi bayi kurang sehat, dan saluran susu tersumbat.

Untuk mengatasi berbagai permasalahan seputar menyusui pasca melahirkan ikuti tips-tips berikut ini:

Lakukan IMD dengan Benar

Inisiasi menyusu dini merupakan program pemerintah untuk mendukung kesuksesan ibu dalam menyusui. IMD dilakukan selama 30 menit pasca melahirkan dengan meletakkan bayi di atas perut ibu. Bayi akan mencari puting susu ibu yang baunya sama dengan bau air ketuban. oleh karena itu, tangan bayi tidak boleh dilap setelah melahirkan. Bila dalam waktu 30 menit bayi belum berhasil menyusu, biarkan dia berada di atas perut ibu hingga 2 jam.

Seringkali IMD ini hanya dijadikan syarat pertolongan persalinan secara lengkap. Bayi hanya ditaruh di atas perut ibu dalam kurun waktu singkat dan belum menemukan puting susu. Akibatnya, ibu kesulitan untuk menyusui bayinya. Mintalah petugas agar melakukan IMD sebagaimanan mestinya.

Perawatan Payudara Secara Kontinyu

Perawatan payudara diperlukan untuk melancarkan peredaran darah dan mengurangi bengkak. Perawatan payudara juga dapat melancarkan pengeluaran ASI dan membersihkan sumbatan pada puting.

Rajin Menyusui

Pada awal proses menyusui, bayi cenderung enggan menyusu karena kesulitan. Ibu harus telaten menyusui bayinya meskipun belum berhasil. Bangunkan bayi tiap 2 jam sekali untuk disusui. Tidak ada batasan maksimal dalam memberikan ASI. Anda boleh menyusui sesering mungkin.

ASI Eksklusif

Berikan ASI saja pada bayi tanpa makanan pendamping lain, termasuk susu formula. Susu justru akan membuat bayi kenyang sehingga malas menyusu. Selain itu, memberikan susu formula pasca melahirkan dengan dot akan membuat bayi bingung puting sehingga malas minum ASI.

Konsumsi Makanan Pelancar ASI

Anda dapat memilih beberapa makanan yang secara alami dapat melancarkan ASI, misalnya daun katu. Perbanyak konsumsi sayur dan air putih disamping makanan dengan nilai gizi yang lain.

Tags: #ASI Sedikit #ASI TIdak Ada #ASI Tidak Keluar #Hamil Kembar Siam #Kehamilan Trisemester 2 #Persalinan Bayi

Saat-Saat Persalinan Prematur
Saat-Saat Persalinan Prematur
Saat-saat persalinan bayi prematur tentu lebih mendebarkan
Resiko Melahirkan Caesar
Resiko Melahirkan Caesar
  Melahirkan Caesar merupakan alternatif bila cara
Resiko Melahirkan dalam Air
Resiko Melahirkan dalam Air
  Melahirkan dalam air atau yang sering
Persalinan Ibu Melahirkan di Rumah
Persalinan Ibu Melahirkan di Rumah
Persalinan ibu melahirkan biasanya dilakukan di fasilitas

Leave a reply "Solusi Pasca Melahirkan ASI Tidak Keluar"

Must read×

Top

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin

NamAnakBayi.com tidak dapat menjamin keakuratan arti nama-nama bayi yang tercantum di situs ini. Maka dari itu, kami menyarankan kepada Anda untuk berkonsultasi/verifikasi terlebih dahulu kepada para ahli bahasa yang Anda percaya sebelum memberikan nama untuk buah hati Anda. Semua isi situs ini hanyalah sebagai media berbagi semata, bukan sebagai pengganti konsultasi dokter atau profesional kesehatan. Untuk Anda yang ingin tahu lebih jauh masalah kesehatan Anda atau anak bayi Anda, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter atau profesional kesehatan langsung.