Tugas memantau perkembangan bayi dari bulan ke bulan sesudah lahir, tak kalah pentingnya untuk terus diikuti seperti pada saat memantau perkembangan janin bayi dalam kandungan dulu. Ini dilakukan agar Anda bisa melakukan tindakan secepatnya, seandainya perkembangan dan pertumbuhan bayi Anda tidak sesuai dengan grafik pertumbuhan bayi pada umumnya. Baiklah, setelah beberapa waktu yang lalu kita membahas tahap pertumbuhan bayi 2 bulan, pada kesempatan ini kita akan membahas tahap perkembangan bayi 3 bulan.
Leher Bayi
Jika bulan sebelumnya, leher bayi Anda belum bisa sepenuhnya tegak atau masih goyang-goyang saat mengangkat kepalanya, sekarang di usianya yang 3 bulan ini, leher anak bayi Anda sudah bertambah kuat. Meski begitu, Anda tetap harus menjaga kepala bayi, agar tidak kecengklak atau terbentur sesuatu ketika digendong.
Komunikasi
Bila Anda masih ingat pertumbuhan bayi usia 0-2 bulan mungkin bayi Anda terlihat begitu sering menangis, misalnya saat lapar, ganti popok, mandi, atau lainnya. Nah, di perkembangan bayi 3 bulan ini, balita Anda sudah mulai “mengerti” sehingga tak gampang menangis seperti dulu lagi. Di masanya ini, bayi cenderung merengek daripada menangis jika lapar atau ada sesuatu yang membuatnya tidak nyaman. Dan menariknya lagi, ia sanggup untuk menunggu selama beberapa menit sebagai tanda ia sudah mulai mengerti sesuatu.
Suka Berteriak
Saat bayi umur 3 bulan ini Anda ajak bermain, terkadang ia tidak hanya tersenyum atau tertawa saja, tetapi juga berteriak. Teriakan ini bisa menjadi pertanda bayi sedang ceria dan asyik bermain. Tetapi ada kalanya juga, ia berteriak karena sudah kesal atau sedang marah. Ini juga salah satu tahap perkembangan bicara bayi.
Mengenyot Jari
Kebiasaan bayi memasukkan jari tangannya ke dalam mulutnya dimulai saat usianya menginjak 2 bulan. Di usianya yang ke tiga bulan ini, kebiasaan tersebut masih suka dilakukan oleh si kecil. Selain mengenyot jarinya, kadang-kadang ia juga “gemas” dengan menggigit jari-jarinya.
Mainan ludah
Selain mengenyot jari-jarinya, kebiasaan lain yang suka dilakukan adalah mainan ludah / air liurnya sendiri. Bagi bayi, memainkan ludah dengan menyembur-nyemburkan air liurnya keluar merupakan sesuatu yang menarik. Anda tak perlu khawatir dengan kebiasaan ini, karena lambat-laun akan berhenti sendiri. Satu hal yang perlu dicatat bahwa sembur-sembur ludah pada bayi tidak ada hubungannya sama sekali dengan kerontokan rambut ibu yang selama ini sering kita dengar.
Memegang Sesuatu
Bila kita dekatkan mainan bayi padanya, ia akan mencoba meraihnya. Setelah berhasil dipegang, biasanya tak lama kemudian ia akan segera melepaskannya. Artinya, ia sudah tertarik sesuatu, tetapi belum bisa memainkannya sendiri. Sebagai alternatif, sambil bermain Anda bisa mencoba mendekatkan wajah Anda pada tangannya, agar ia semakin nyaman dan mengenal Anda.
Nah, itulah perkembangan dan pertumbuhan bayi usia 3 bulan, bagaimana dengan baby Anda?





