Tanda-Tanda Melahirkan Normal

In Persalinan Bayi
Ingin Puaskan Suami / Istri? Klik Khusus Istri | Khusus Suami
Tanda-Tanda Melahirkan Normal

By miqueias @sxc.hu

Menjelang persalinan biasanya ibu akan merasa cemas bercampur senang. Senang karena buah hati yang ditunggu-tunggu sebentar lagi hadir menemani Anda. Namun, di sisi lain kecemasan tak bisa terelakkan karena kata orang ibu harus bertaruh nyawa saat melahirkan. Untuk mengurangi kecemasan tersebut, Anda dapat mempelajari seluk-beluk persalinan, tak terkecuali mengenai tanda-tanda melahirkan normal. Tujuannya agar ibu dan janin segera mendapat perawatan yang memadai.

Kontraksi Rahim

Masyarakat biasa menyebut kontraksi rahim dengan istilah “kenceng-kenceng”. Kontraksi rahim atau yang memiliki bahasa medis his ini memang membuat perut ibu hamil terasa kencang. His dimulai dari perut bagian bawah menjalar hingga ke seluruh bagian perut, bahkan sampai ke pinggang belakang. Kontraksi ini terjadi secara alami untuk mendorong janin keluar.

Pada saat hamil tua ibu sering mengalami kontraksi yang bukan ciri-ciri melahirkan. Kontraksi tersebut bersifat ringan, jarang, hilang bila berjalan, dan tidak kontinyu. Berbeda dengan his palsu tersebut, his yang merupakan tanda persalinan bersifat terus-menerus, menjalar hingga ke bagian belakang, dan lama. Semakin lama, kontraksi akan semakin kuat dan sering.

Lendir Darah

Tanda-tanda melahirkan berikutnya adalah keluarnya lendir bercampur darah. Lendir ini berasal dari pembukaan servik dan gesekan antara kepala janin dengan jalan lahir. Semakin dekat dengan masa kelahiran, lendir darah yang dikeluarkan akan semakin banyak. Terkadang lendir darah hanya keluar pada awal dan akhir kala I saja.

Penipisan dan Pembukaan Serviks

Serviks atau yang lebih dikenal dengan istilah mulut rahim akan menipis dan membuka menjelang persalinan. Penipisan dan pembukaan mulut rahim ini seperti memberi jalan kepala janin untuk keluar dari rahim. Pembukaan dimulai dari satu hingga sepuluh. Pembukaan satu sampai empat biasanya berjalan lambat, sedangkan pembukaan berikutnya berjalan lebih cepat. Bidan akan melakukan pemeriksaan dalam untuk menentukan pembukaan serviks sebagai tanda-tanda melahirkan sekaligus parameter kemajuan persalinan. Apabila sudah ada pembukaan, berarti ibu mulai masuk fase laten persalinan.

Pembukaan serviks sejalan dengan penurunan kepala. Kontraksi rahim yang adekuat menekan penurunan kepala sehingga serviks yang bersifat elastis membuka. Pada persalinan normal, pembukaan satu hingga lengkap kurang lebih berlangsung selama 14 jam.

Ketiga tanda-tanda melahirkan tersebut menjadi penentu waktu persalinan. Apabila ibu merasa mules yang terus menerus dan mengeluarkan lendir darah, sebaiknya segera minta bantuan orang terdekat untuk mengantar ke fasilitas kesehatan agar bidan segera memastikan ada dan tidaknya pembukaan sebagai penentu masa persalinan.

Tags: #Bayi Kembar Siam #Ciri Ciri Melahirkan Normal #Kehamilan #Page #Tanda-Tanda Persalinan Normal #Tanda2 Melahirkan Normal

Saat-Saat Persalinan Prematur
Saat-Saat Persalinan Prematur
Saat-saat persalinan bayi prematur tentu lebih mendebarkan
Resiko Melahirkan Caesar
Resiko Melahirkan Caesar
  Melahirkan Caesar merupakan alternatif bila cara
Resiko Melahirkan dalam Air
Resiko Melahirkan dalam Air
  Melahirkan dalam air atau yang sering
Persalinan Ibu Melahirkan di Rumah
Persalinan Ibu Melahirkan di Rumah
Persalinan ibu melahirkan biasanya dilakukan di fasilitas

Leave a reply "Tanda-Tanda Melahirkan Normal"

Must read×

Top

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin

NamAnakBayi.com tidak dapat menjamin keakuratan arti nama-nama bayi yang tercantum di situs ini. Maka dari itu, kami menyarankan kepada Anda untuk berkonsultasi/verifikasi terlebih dahulu kepada para ahli bahasa yang Anda percaya sebelum memberikan nama untuk buah hati Anda. Semua isi situs ini hanyalah sebagai media berbagi semata, bukan sebagai pengganti konsultasi dokter atau profesional kesehatan. Untuk Anda yang ingin tahu lebih jauh masalah kesehatan Anda atau anak bayi Anda, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter atau profesional kesehatan langsung.