Jika dihitung-hitung kesibukan sebagai ibu rumah tangga itu luar biasa banyak. Apalagi jika Anda tidak menggunakan jasa baby sitter untuk merawat bayi/anak Anda dan juga asisten rumah tangga untuk membantu pekerjaan di rumah lainnya. Ibu yang mengasuh bayi/anak sendiri tanpa bantuan baby sitter dan asisten rumah tangga, pasti tahu benar bagaimana rasanya mengurus bayi/anak.
Capek, lelah, bahkan stres bisa jadi akan mewarnai hari-hari Anda. Dan bukan tidak mungkin tiba-tiba Anda jatuh sakit karena badan Anda sendiri tidak terurus. Bagaimana tidak? Urusan rumah tangga seperti: memasak, mencuci, dan bersih-bersih rumah saja sudah pasti akan menguras tenaga dan waktu Anda, belum lagi untuk mengurus bayi/anak Anda, seperti: memandikan, mengganti popok, menyusui/menyuapi, mengasuh, dan sebagainya. Kesibukan Anda akan semakin bertambah dan terasa lagi, jika bayi/anak Anda sedang aktif-aktifnya, rewel, menangis, atau sakit. Coba, mari kita bayangkan sendiri bagaimana rasanya?
Sudah? Nah, jika Anda sudah bisa membayangkan, pertanyaan untuk Anda yang saat ini mengandalkan pengasuhan anak dan pekerjaan rumah kepada 1 asisten rumah tangga saja, yakinkah bayi/anak Anda bisa terurus dengan benar? Yakinkah, jika bayi/anak Anda menangis akan segera ditenangkan? Yakinkah, kebersihan tangan bayi Anda terjaga? Yakinkah, bayi Anda tidak mengemut/memasukkan benda ke mulut yang membahayakan kesehatannya? Dan sebagainya.
Rasa-rasanya, jika Anda hanya mengandalkan 1 asisten rumah tangga yang Anda minta untuk mengurus anak sekaligus mengerjakan pekerjaan rumah tangga, anak bisa terurus dengan benar sangat mustahil dilakukan. Lha wong yang ibu rumah tangga yang mengurus pekerjaan rumah dan mengurus anaknya sendiri saja, terkadang kesulitan apalagi orang lain yang belum tentu memiliki perasaan yang sama seperti ibu.
Jadi, bagi Anda yang saat ini tidak bisa mengasuh sendiri bayi/anak Anda, lebih baik pengasuhan bayi/anak diserahkan kepada satu orang (khusus baby sitter misalnya), sementara pekerjaan rumah tangga yang lain diserahkan pada orang lain (khusus asisten rumah tangga misalnya). Dengan begitu, pengasuhan dan perawatan bayi/anak akan lebih maksimal dan fokus.






